{
    "biblio_id": 98,
    "title": "HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KUNJUNGAN ANC DI KLINIK ALISAH  TAHUN 2024",
    "type": "Karya Tulis Ilmiah",
    "gmd_name": "Text",
    "publisher_name": "STIKes Sehati Medan",
    "publish_place": "MEDAN",
    "publisher_year": "2024",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "618.2 Cer h",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "618.2",
    "notes": "Kesehatan merupakan suatu keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial. Oleh karena itu kesehatan perlu di pelihara dan di tingkatkan kualitasnya terutama pada ibu hamil, dimana salah satunya dengan menerapkan program kunjungan Antenatal care (ANC). Antenatal care atau pemeriksaan kehamilan merupakan salah satu factor yang sangat penting di perhatikan dan di laksanakan oleh ibu hamil karena untuk mencegah komplikasi sampai terjadi kematian pada saat persalinan. Tujuan antenatal care adalah untuk memantau kemajuan kehamilan, memastikan kesehatan dan tumbuh kembang bayi serta untuk meningkatkan . Dan untuk mencegah adanya komplikasi atau tanda bahaya kehamilan. Jenis penelitian ini deskripsi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di klinik Alisah sebanyak 35 responden. sampel penelitian ini berjumlah 35 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Dari hasil penelitian ini di dapatkan bahwa pengetahuan mayoritas kurang sebanyak 20 responden (57,1%), dan minoritas baik sebanyak 6 responden (17,1%). Dari hasil uji chisqure di dapatkan ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kunjungan ANC dengan nilai p (sig) 0,000< \u03b1 0,05. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan kunjungan antenatal care di klinik Alisah tahun 2024. Di sarankan kepada ibu hamil agar ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya melakukan kunjungan ANC dengan cara mematuhi kunjungan ANC sesuai dengan ketentuan yaitu 1 kali pada trimester I, 2 kali pada trimester II, dan minimal 3 kali pada trimester III.",
    "image": null,
    "files": "",
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "CERIA HATI TELAUMBANUA",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "kunjungan antenatal care",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-07-26 11:07:49",
    "last_update": "2025-07-28 13:38:49"
}