{
    "biblio_id": 83,
    "title": "HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP PENCEGAHAN IKTERUS FISIOLOGIS PADA BAYI USIA 0-14 HARI DUSUN I DESA SEI MENCIRIM TAHUN 2020",
    "type": "Karya Tulis Ilmiah",
    "gmd_name": "Text",
    "publisher_name": "STIKes Sehati Medan",
    "publish_place": "MEDAN",
    "publisher_year": "2020",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "618.2 War h",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "618.2",
    "notes": "Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) kejadian Ikterus di Negara berkembang seperti Indonesia sekitar 50% bayi baru lahir normal mengalami perubahan warna kulit, mukosa dan wajah mengalami kekuningan (ikterus) dan 80% pada bayi kurang bulan (premaur) (WHO 2019). Menurut United Nations Childrens Fund (UNICEF) terdapat 1,8% kematian bayi yang disebabkan oleh hiperbilirubin dari seluruh kasus perinatal yang terjadi di dunia.\r\nTeknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah teknik total populasi yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Dengan memilih semua populasi menjadi sampel, maka jumlah sampel pada penelitian ini adalah 30 ibu yang memiliki bayi usia 0-14 hari di Dusun I Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang tahun 2020.\r\nDari hasil penelitian dapat dilihat pada 30 data pengetahuan ibu terhadap pencegahan ikterus fisiologis pada bayi usia 0-14 hari, mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 23 orang (76,7 %), dan minoritas berpengetahuan cukup sabanyak 3 orang (13,3%). Dari hasil penelitian berdasarkan sikap ibu dengan pencegahan ikterus fisiologis pada bayi usia 0-14 hari mayoritas bersikap negative sebanyak 22 orang (73,3%) dan minoritas ibu yang bersikap positif sebanyak 8 orang (26,7%)\r\nTerdapat hubungan pengetahuan ibu terhadap pencegahan ikterus fisiologis pada bayi usia 0-14 di Dusun I Desa Sei Mencirim Tahun 2020 dengan hasil analisis dari uji statistik Chi-Square yang menunjukkan bahwa nilai p value =0,23 (p<0,05). Terdapat hubungan sikap ibu terhadap pencegahan ikterus fisiologis pada bayi usia 0-14 hari di Dusun I Desa Sei Mencirim Tahun 2020 dengan hasil analisis dari uji statistik Chi-Square yang menunjukkan bahwa nilai p value =0,32 (p<0,05). Bagi desa Sei Mencirim Berharap supaya tenaga kesehatan khususnya bagian kebidanan agar dapat mengembangkan pelayanan kesehatan khususnya bagi ibu-ibu yang memiliki bayi usia 0-14 hari dan memberikan penyuluhan tentang ikterus fisiologis pada bayi usia 0-14 hari\r\nKata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Pencegahan Ikterus Fisiologis",
    "image": null,
    "files": "",
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "Octaviani Leni Saputri Waruwu",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "ikterus",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2023-11-15 14:33:20",
    "last_update": "2023-11-15 14:33:20"
}